Tanggapan Bulog Atas Pemberitaan Di Wartaekonomi.co.id

Menanggapi pemberitaan dari Wartaekonomi.co.id tanggal 9 Oktober 2017 tentang keluarga yang mengalami kejang-kejang usai makan beras Rastra, membuat kaget jajaran manajemen Perum BULOG. Hal demikian disebabkan judul pada berita tersebut dirasa sangat mengganggu dan menyudutkan, sehingga perlu dilakukan klarifikasi agar informasi kebenaran berita dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarat luas.

Bersama Tim Tikor Pemda setempat, BULOG Subdivre Lampung Tengah telah mengunjungi pihak keluarga korban keracunan dimaksud. Pada kesempatan tersebut telah dilakukan uji tanak dan makan bersama menggunakan beras yang sama, yang dikonsumsi oleh keluarga Heri.

Makan bersama yang dilakukan beserta unsur Muspida setempat, seperti Camat, Kades dan warga sekitar, bertujuan untuk membuktikan keamanan konsumsi beras dimaksud. Memperkuat hal tersebut, Heri dan Erna (suami dan istri keluarga tersebut) telah membuat pernyataan tertulis yang isinya menerangkan bahwa keracunan yang menimpa keluarga tersebut bukan disebabkan dari beras Rastra.

Attar Rizal, Kepala BULOG Divre Lampung mengatakan, “Uji tanak dan makan bersama telah kami lakukan untuk membuktikan kandungan dalam beras Rastra yang dibagikan, dan tidak terjadi apa-apa hingga saat ini”.

Seperti yang dijelaskan oleh pihak keluarga korban, pagi itu Heri dan keluarga melakukan aktifitasnya dengan diawali sarapan singkong dan dilanjutkan dengan makan nasi Rastra, tempe, telor dadar dan sambal. Seusai sarapan, keluarga tersebut mengalami kejang-kejang, satu diantaranya meninggal dunia dan diduga keracunan makanan.

Kabupaten Lampung Timur memiliki alokasi pagu Rastra sebanyak 1.410 ton tiap bulannya dengan jumlah penerima sebanyak 94 ribu KPM (Keluarga Penerima Manfaat). Realisasi penyaluran Rastra di Kabupaten Lampung Timur telah mencapai 27.069 Ton atau 91,7% dari target penyaluran hingga alokasi Oktober 2017. BULOG berkomitmen untuk menjaga kelancaran dan ketepatan pelaksanaan distribusi Rastra hingga titik distribusi.

“Tentu ada kekurangan di dalam penyaluran beras BULOG, namun seluruh jajaran BULOG tetap berkomitmen untuk melakukan perbaikan-perbaikan.” ujar Djarot Kusumayakti, Direktur Utama Perum BULOG.

Jakarta, 9 Oktober 2017
Sekretaris Perusahaan Perum BULOG

AddThis Social Bookmark Button