Lomba Masak Daging Kerbau Dalam Rangka Memperingati Hut Ke 50 Bulog

Jakarta, 4 Mei 2017. Dalam rangka memperingati HUT ke-50 BULOG tahun 2017, direncanakan akan digelar serangkaian kegiatan. Salah satu diantaranya adalah Lomba Masak Daging Kerbau.
Daging kerbau merupakan salah satu komoditas yang saat ini menjadi penugasan BULOG dari Pemerintah RI, dimana Perum BULOG diinstruksikan untuk mengimpor daging kerbau tersebut. Daging kerbau diimpor dari India pada akhir tahun 2016. Impor ini dimaksudkan untuk menekan harga daging sapi yang cukup tinggi terutama menjelang hari-hari besar keagamaan.
Dalam upaya penjualan daging kerbau tersebut, perlu dilakukan sosialiasi sekaligus edukasi kepada masyarakat luas (termasuk internal BULOG) mengenai keunggulan daging kerbau, yaitu:
1. Dari segi protein, daging kerbau lebih unggul bila dibandingkan dengan protein yang didapat dalam daging sapi.
2. Kandungan lemak pada daging sapi lebih besar dibandingkan dengan kerbau. Sedangkan kandungan kalsium dan zat besi hampir sama per 100 kg-nya.
3. Selain dapat mencegah penyakit jantung dan stroke, kandungan omega 3 pada daging kerbau juga dapat menurunkan risiko kolesterol.
4. Harga daging kerbau yang lebih murah dibandingkan daging sapi.
Salah satu upaya sosialisasi keunggulan daging kerbau dilakukan melalui Lomba Masak Daging Kerbau oleh Para Direksi dan Kepala Divisi di Kantor Perum BULOG. Dengan pengisi acara sekaligus juri yakni Chef Chandra Yudaswara (Chefstable Net. TV) dan Chef Aiko (Dapur Cobek). Lomba Lomba dilaksanakan di Kantor Perum BULOG Pusat tanggal 4 Mei 2017.
Lomba dilaksanakan dengan konsep “Fun Cooking”, dimana di setiap meja peserta telah disediakan daging kerbau yang setengah masak dan berbagai macam bahan-bahan dan bumbu pelengkap. Dalam waktu 30 menit peserta diminta dapat meracik dan meramu bahan-bahan yang tersedia dengan komposisi tertentu menjadi sebuah menu masakan yang enak dengan tampilan menarik dan memberi judul pada masakan tersebut. Kesesuaian waktu, judul masakan dengan tema HUT ke-50 BULOG, rasa, tampilan dan kebersihan arena memasak menjadi kriteria penjurian. Setelah selesai waktu memasak oleh para peserta, juri tamu akan mendemonstrasikan contoh menu yang dapat diciptakan/dikreasikan dari bahan-bahan yang sudah disediakan.

- Bagian Humaslem Perum BULOG -

AddThis Social Bookmark Button