Perum Bulog Dan Pertani Lakukan Kerjasama Pengolahan Gabah/beras Dalam Negeri

Dalam rangka mendukung dan memperkuat fungsi Perum Bulog sebagai pengelola stok pangan nasional serta dalam rangka sinergi BUMN, pada Hari Kamis, 29 Desember 2016 di Kantor Pusat Perum Bulog, telah dilakukan penandatanganan kerjasama atau memorandum of understanding (MoU) diantara Perum Bulog dan PT. Pertani (Persero).
Penandatanganan kerjasama atau memorandum of understanding (MoU) tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti dan Direktur Utama PT. Pertani (Persero) Wahyu.
Langkah Kerjasama atau memorandum of understanding (MoU) ini tentunya merupakan wujud nyata program kerja Kementerian BUMN didalam meningkatkan sinergitas antara BUMN khususnya BUMN dibidang pangan. Perum Bulog sebagai BUMN yang bergerak dalam usaha logistik pangan pokok mengemban tugas dari Pemerintah dalam hal pengamanan harga, pengelolaan pangan pemerintah dan pendistribusian beras dan pangan pokok lainnya untuk masyarakat. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan menjadi dasar acuan kerjasama diantara BUMN pangan dalam mendukung penyediaan Gabah/Beras dalam negeri untuk kebutuhan pasokan PSO maupun komersial.
Djarot Kusumayakti (Direktur Utama Perum Bulog) mengatakan memorandum of understanding (MoU) ini adalah langkah positif yang akan mendukung kinerja antara Perum Bulog dan PT. Pertani (Persero) dalam upaya pengadaan dan pengolahan hasil panen petani, kerjasama jual beli dan pendistribusian komoditas Gabah/Beras serta komoditas pangan lainnya, dan kerjasama dalam pemanfaatan sarana-prasarana fasilitas produksi pengolahan Gabah/Beras.
Di tempat yang sama, Wahyu (Direktur PT. Pertani) menyampaikan bahwa melalui lahan binaan onfarm yg dikelolanya, PT. Pertani (Persero) menargetkan produksi sejumlah 250.000 ton beras yg akan menjadi sumber pasokan bagi Bulog dalam memenuhi target produksi gabah/beras dalam negeri serta menjaga persediaan stok pangan (Gabah/Beras) nasional, dengan perhitungan target produksi tersebut bahwa PT. Pertani (Persero) memiliki lahan binaan penangkaran (Onfarm/ budidaya lahan) sejumlah 120.000 Ha lahan yang bisa dijadikan lahan produksi.
PT. Pertani (Persero) mempunyai Kantor cabang serta outlet di Seluruh Indonesia dari Aceh sampai Papua dengan sarana-prasarana fasilitas pengolahan sejumlah 25 unit dan 65 unit Dryer yang siap dioperasikan untuk produksi atau pengolahan Gabah/Beras, serta komoditas pangan pokok lainnya seperti Jagung dan kedelai.
Langkah kedepan sebagai pilot project nya, PT. Pertani (Persero) akan segera menindaklanjuti Kerjasama atau memorandum of understanding (MoU) ini dengan melakukan perjanjian kerjasama untuk wilayah kerja Perum Bulog Divisi Regional DKI Jakarta dan Banten.



Jakarta, 29 Desember 2016
Bagian Humaslem. Perum BULOG
Muhson 082135094409
Andes Masyri 081294644241
Taufiq Septian 08562217650

AddThis Social Bookmark Button