PERUM BULOG KERJASAMA DENGAN ORGANISASI TANI DAN PERGURUAN TINGGI UNTUK OPTIMALISASI PENYERAPAN GABAH/BERAS PETANI

Menindaklanjuti Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 3 Tahun 2007 mengenai Kebijakan Perberasan serta keinginan bersama untuk melakukan pembelian langsung kepada petani, Perum BULOG menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Forum Organisasi Tani dan Institut Pertanian Bogor (IPB). MoU ditandatangani pada hari Selasa, 10 April 2007 di Jakarta.
MoU dengan Forum Organisasi Tani ditandatangi oleh Direktur Utama Perum BULOG Mustafa Abubakar dan masing-masing Ketua Umum Organisasi Tani yaitu Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Winarno Tohir, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Prabowo Subianto dan Dewan Tani Indonesia Ferry J. Juliantono. Sedangkan MoU dengan IPB ditandatangi oleh Dirut Perum BULOG dan Rektor IPB A.A.Mattjik.
Butir-butir nota kesepahaman dengan Forum Organisasi Tani yaitu:
1.Membentuk Tim Sosialisasi, Monitoring dan Evaluasi
Pengadaan Gabah/Beras Dalam Negeri;
2.Menunjuk Inkoptan sebagai pelaksana kegiatan pengadaan
gabah (GKP dan GKG) dan beras dalam rangka optimalisasi
penyerapan hasil produksi padi petani dalam negeri,
dengan tugas: a) Mewadahi kelompok-kelompok tani anggota
KTNA, HKTI dan Dewan Tani dalam pelaksanaan pengadaan GKP
bekerjasama dengan Unit Pengolahan gabah/beras (UPGB) dan
Drying Centre. b) Mewadahi usaha penggilingan padi kecil
milik anggota KTNA, HKTI dan Dewan Tani dalam pelaksanaan
pengadaan GKG dan beras bekerjasama dengan Satgas
Pengadaan DN.

Butir-butir nota kesepahaman dengan IPB yaitu:
1.Menunjuk LPPM-IPB sebagai koordinator dari 12 LPPM
Perguruan Tinggi (UNSRI, UNILA, IPB, UNPAD, UNSOED, UGM,
UNS, UNIBRAW, UNEJ, UDAYANA, UNRAM, dan UNHAS) dalam
rangka optimalisasi penyerapan hasil produksi padi petani
dalam negeri, dengan tugas menempatkan sarjana pertanian
baru untuk: a) Mendorong kelompok-kelompok tani agar
menghasilkan produksi gabah sesuai dengan kualitas dalam
INPRES No:3/2007. b) Sebagai anggota Satgas Pengadaan DN
BULOG dalam membantu penyerapan gabah/beras petani di
wilayah sentra produksi padi (Sumsel, Lampung, Banten,
Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bali, NTB, dan Sulsel).
2.Sebagai LPPM dari 12 PT tersebut mempunyai tugas: a)
Melakukan pembekalan sarjana pertanian baru dalam
memahami dan menerapkan INPRES No:3/2007. b) Melakukan
koordinasi, supervisi, monitoring dan evaluasi
pelaksanaan pengadaan gabah/beras DN BULOG. c) Mendorong
dan mendampingi pengembangan kelembagaan kelompok tani
ditingkat pedesaan dalam rangka menuju terbentuknya Badan
Usaha Milik Petani (BUMP).
3.Penempatan sarjana pertanian baru tersebut selanjutnya
dapat membantu melakukan penyempurnaan pelaksanaan
penyaluran RASKIN.

Jakarta, 10 April 2007
Humas Perum BULOG

AddThis Social Bookmark Button