Title - Halal Bil Halal Di Lingkungan Perum Bulog Divre Jatim

Halal Bil Halal Di Lingkungan Perum Bulog Divre Jatim

"Halal bi Halal adalah ajang silaturahmi terbaik khas Indonesia dan tidak ditemui dinegara lain bahkan di Arab sekalipun. Kata-kata Minal Aidzin wal Faidzin yang biasa digunakan di Indonesiapun, sekarang mulai ikut digunakan oleh muslim di Malyasia dan Brunei," demikian keterangan Prof. Dr. Ahmad Zahro, Imam masjid Al Akbar Surabaya dan dosen IAIN Sunan Ampel Surabaya pada acara Halal Bi Halal keluarga besar Bulog Divre Jatim yang diselenggarakan Senin, 27 Agustus 2012 di Gedung Graha Sativa.

Lebih lanjut, beliau menguraikan Hikmah ramadhan yang dapat dipetik adalah Allah mendidik manusia menjadi :
1. Jujur, karena dalam puasa hanya Allah dan hambanya yang tahu apakah dia berpuasa ataukah sudah batal puasa
2. Disiplin, karena waktu berbuka mendorong manusia untuk membatalkan puasa tepat pada waktunya
3. Sabar, karena selapar atau dahaga apapun akan tetap berusaha ditahan sampai tiba waktu berbuka
4. Mensyukuri nikmat yang ada, karena pada saat berbuka manusia akan merasakan sangat nikmat dengan apapun yang dia makan / minum.
5. Patuh Aturan, karena untuk mendapatkan pahala puasa manusia akan berusaha menghindarkan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa.

Oleh karena sudah dilatih menjadikan manusia dengan kualitas yang lebih baik oleh Allah, maka nilai-nilai itu agar dipertahankan terus pada bulan-bulan setelah puasa.

Yang perlu diketahui juga adalah Allah akan mengampuni dosa-dosa hambanya yang berpuasa, namun untuk dosa kepada sesama, manusia harus meminta maaf kepada yang bersangkutan. Apabila kemungkinan untuk bertemu dan meminta maaf sangat kecil, maka mintakanlah ampun kepada Allah dosa-dosa orang tersebut, demikian keterangan Prof. Dr. Ahmad Zahro.

Pada kesempatan tersebut, didepan undangan yang terdiri dari: Karyawan/wati Divre Jatim, Sub Divre Surabaya Utara, Kopkar, PT. Korp, UB Jasang, UB Jastasma, Unit Dharma Wanita, Kasub Divre Se Jatim dan Kagud se Jatim; Kadivre Jatim , Rito Angky Pratomo menyatakan bahwa seiring dengan mempertahankan hal-hal yang baik yang diperoleh pada saat puasa, demikian pula dengan prestasi yang telah diraih oleh Bulog pada umumnya dan Jatim pada khususnya, hendaknya tetap dipertahankan.

Pihak luar menilai bahwa Bulog sudah bergerak menuju arah yang lebih baik, sehingga akan dipercaya lagi untuk mengelola lima komoditas bahan pokok yakni Beras, Gula Pasir, Daging Sapi, Kedelai, dan Jagung.

Dengan diiringi lagu-lagu bernuansa religius yang dinyanyikan oleh Unit Dharma wanita Persatuan Divre, pertemuan tersebut diakhiri dengan bersalam-salaman saling memaafkan kesalahan masing-masing.


Sumber : Divre Jatim