GCG Perum BULOG

Penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) menjadi salah satu ketentuan penting dalam mewujudkan visi dan misi serta keberlangsungan usaha perusahaan. Penerapan prinsip-prinsip GCG dalam setiap pengurusan Perusahaan bermanfaat untuk menjaga performa dan kinerja usaha, meningkatkan nilai perusahaan dan mempertahankan eksistensi perusahaan dalam persaingan bisnis secara global.

Berikut ini merupakan ruang lingkup Penerapan GCG secara umum:
GCG

Perusahaan Umum (Perum) BULOG sebagai salah satu BUMN yang didirikan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 2003 dan dilanjutkan berdirinya dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2016 akan senantiasa memenuhi kaidah-kaidah serta aturan GCG yang ditetapkan oleh Pemerintah. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian BUMN telah menerbitkan aturan tentang Pengembangan Praktik Tata Kelola Perusahaan yang baik sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor : Per-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara sebagaimana diubah dengan Peraturan Menteri BUMN Nomor : Per-09/MBU/2012.

Ketentuan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pedoman terperinci bagi Perusahaan BUMN, termasuk Perum BULOG dalam menerapkan GCG berdasarkan prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, kemandirian, serta kewajaran.

Penerapan GCG dalam jangka panjang berpengaruh terhadap kinerja Perusahaan karena prinsip-prinsip GCG merupakan landasan bagi proses penyelenggaraan usaha dan bisnis Perum BULOG. Perusahaan harus mempertanggungjawabkan tindakan dan pekerjaannya kepada publik. Akuntabilitas sebagai persyaratan untuk mencegah penyalahgunaan wewenang dapat menjamin pencapaian tujuan-tujuan Perusahaan secara efektif dan efisien sesuai dengan ekspektasi Pemilik Modal sehingga meningkatkan kinerja serta memperbaiki citra Perusahaan.

Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) di Perum BULOG terus mengalami peningkatan dan penyempurnaan sejalan dengan dinamika penugasan pemerintah di bidang pangan dan tuntutan bisnis komersial serta komitmen Perum BULOG dalam mewujudkan visi dan misi Perusahaan sesuai prinsip-prinsip GCG. Penerapan prinsip-prinsip GCG telah diwujudkan oleh Perusahaan diantaranya dengan dibentuknya fungsi pembinaan GCG dibawah Sekretaris Perusahaan yang secara khusus menangani dan memantau kegiatan penerapan GCG di Perum BULOG. Perusahaan telah menerbitkan dokumen-dokumen pendukung dalam penerapan GCG seperti Pedoman GCG (Code of Corporate Governance) dan Pedoman Perilaku (Code of Conduct). Selain itu, Perusahaan juga telah menyusun Board Manual sebagai pedoman tata kerja, hubungan dan komunikasi Direksi dengan Dewan Pengawas.

Organ Perusahaan maupun organ pendukung Perusahaan harus memenuhi prinsip-prinsip GCG dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan pengurusan operasional maupun administrasi Perusahaan. Dalam pengurusan usaha, Direksi dibantu oleh Sekretariat Perusahaan dan Satuan Pengawas Intern sebagai organ pendukung Perusahaan. Sedangkan Dewan Pengawas Perum BULOG dibantu oleh Komite Audit dan Komite Tata Kelola Perusahaan sebagai organ pendukung Perusahaan yang berperan dalam membantu meningkatkan efektivitas pelaksaaan fungsi pengawasan dan pemberian nasihat kepada Direksi dalam menjalankan kegiatan pengurusan Perusahaan.

Dalam rangka meningkatkan kesadaran serta wawasan setiap Insan Perum BULOG tentang penerapan prinsip-prinsip GCG, Perusahaan senantiasa melakukan kegiatan sosialisasi pelaksanaan GCG di lingkungan internal Perusahaan. Kegiatan sosialisasi telah dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan bantuan dan pendampingan dari tenaga ahli di bidang GCG; melakukan kunjungan ke Unit Kerja di daerah (Divisi Regional) untuk mensosialisasikan pelaksanaan GCG; workshop dan penyampaian materi GCG dan Pedoman Perilaku pada kegiatan pendidikan internal (diklat) Perum BULOG serta sosialisasi oleh manajemen yang rutin dilaksanakan pada berbagai kesempatan rapat-rapat internal.