Penanganan pasca panen padi merupakan upaya sangat strategis dalam rangka mendukung peningkatan produksi padi. Kontribusi penanganan pasca panen padi diharapkan dapat meningkatkan kuantitas dan memberi jaminan kualitas gabah dan beras hasil keluaran sesuai standar mutu yang dipersyaratkan. Kegiatan pasca panen meliputi pemanenan, pengeringan, pengemasan, penyimpanan, penggilingan, pengemasan dan penyimpanan. Dalam hal ini, Perum BULOG dapat mengambil peran yang besar setelah tahap pemanenan untuk mengolah gabah menjadi beras yang berkualitas.

Beras BULOG

Penggilingan padi merupakan pusat pertemuan antara produksi, pasca panen, pengolahan dan pemasaran gabah/beras sehingga merupakan mata rantai penting dalam suplai beras nasional yang dituntut untuk dapat memberikan kontribusi dalam penyediaan beras, baik dari segi kuantitas maupun kualitas untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Unit Pengelolaan Gabah Beras (UPGB) merupakan unit pabrikasi gabah/beras yang dibentuk untuk mendukung kegiatan penyerapan beras dalam negeri BULOG, baik untuk kepentingan pelayanan publik maupun komersial. Sebagaimana tercantum dalam PD-11/DS200/06/2012, UB-PGB mempunyai tugas menyelenggarakan pengelolaan usaha industri pangan khususnya perberasan beserta mata rantai aktivitasnya secara terintegrasi dengan mendayagunakan seluruh sumberdaya secara efektif, efisien, dan sinergis sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan usaha untuk mencapai maksud dan tujuan perusahaan.

Perum BULOG memiliki Unit Pengolahan Gabah Beras (UPGB) yang jumlahnya 132 unit yang tersebar di seluruh Indonesia. Berdasarkan jumlah tersebut, sebanyak 118 UPGB memiliki Rice Milling Plant (RMP), sedangkan 14 UPGB hanya memiliki Rice Milling Unit (RMU). RMP adalah unit penggilingan (Rice Milling Unit/RMU) yang telah dilengkapi dengan mesin dryer.

UPGB memperoleh bahan baku Gabah Kering Panen (GKP), Gabah Kering Giling (GKG), dan beras asalan dari tiga sumber utama, yaitu on farm yang dilakukan oleh Perum BULOG baik melalui kegiatan On Farm Mandiri, Kemitraan dan Sinergi, petani/kelompok tani/Gapoktan dan mitra kerja penggilingan.

Hasil proses produksi UPGB berupa beras medium dengan kualitas PSO Bulog dipasarkan ke PSO sedangkan kualitas medium lainnya dan premium dipasarkan ke pasaran umum secara ritel, dan grosir atau melalui Perdagangan antar pulau, antar Divre/Subdivre dan UPGB.