Title - Ancaman Krisis Pangan, Buwas Beberkan Jumlah Produksi Beras Indonesia

Ancaman Krisis Pangan, Buwas Beberkan Jumlah Produksi Beras Indonesia



JAKARTA, iNews.id - Direktur Utama Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Budi Waseso buka suara tentang ancaman krisis pangan di beberapa negara termasuk Indonesia. Peringatan Organisasi Pangan Dunia (FAO) tersebut karena adanya kemungkinan terjadi kekeringan yang akan melanda berbagai negara.

Buwas, sapaan akrab Budi Waseso menyebut, pemerintah akan membangun lumbung pangan di wilayah Kalimantan dengan luas lahan sekitar 160.000 hektare. Berdasarkan hitung-hitungan Bulog, lahan tersebut dapat memproduksi sekitar 4-5 ton beras.

"Karena sawah di sana sekarang juga sudah mulai produksi di Kalimantan Tengah sebagian yang 48.000 hektare itu sudah produksi normal. Yang sisanya ini akan digalakkan Menteri Pertanian. Artinya, produksi itu akan banyak belum di sawah-sawah produksi lain di daerah-daerah wilayah lain yang sekarang mulai tanam ini yang sudah mulai normal," ujar Buwas dalam acara Market Review IDX Channel, Selasa (14/7/2020).

Dengan data tersebut, Buwas yakin Indonesia bisa mewujudkan swasembada pangan di wilayah tersebut. Selain itu, dia meminta Kementerian Pertanian tidak perlu terlalu risau dengan ancaman krisis pangan.

"Karena itu juga tidak boleh mengabaikan. Tetapi prediksi kita dengan kondisi sekarang ini kita (Indonesia) masih akan memproduksi pangan yang cukup besar," kata dia.

Mantan Kepala BNN ini akan berperan aktif dalam mempersiapkan pendistribusian pangan ke seluruh wilayah Indonesia. Buwas menyebut, Bulog juga telah menyiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi.

“Kita sekarang ini juga masih menyimpan gabah. Jumlah gabah yang kita serap kita simpan relatif lebih lama nah itu akan menjadi cadangan kita bila mana ada terjadi krisis. Tetapi saya yakin lah dalam hitungan Menteri Pertanian dan BPS, prediksi kita cuaca di Indonesia tidak seekstrim di negara-negara lain," ucap Buwas.


AddThis Social Bookmark Button