Title - Penyaluran Bpnt Garut Harus Melalui Bulog - Radar Tasikmalaya

Penyaluran Bpnt Garut Harus Melalui Bulog - Radar Tasikmalaya

TAROGONG KIDUL – Bupati Garut H Rudy Gunawan menegaskan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada masyarakat di Kabupaten Garut harus dilakukan Badan Urusan Logistik (Bulog). Hal itu sesuai instruksi Kementerian Sosial RI.
“Kami sangat mendukung kalau penyaluran BPNT ini dilakukan oleh Bulog. Ini kan perusahaan pemerintah,” ujar Rudy kepada wartawan Jumat (15/11).

Dia menerangkan da­lam penyaluran BPNT peme­rintah daerah tidak mem­punyai kebijakan apapun.

Pihaknya hanya membantu menya­lurkan, itu juga dilakukan Dinas Sosial (Dinsos) sesuai ins­truksi Kementerian Sosial RI.

“Pemda tidak bisa mengeluarkan SK ataupun surat apapun dalam penyaluran ini. Semua regulasinya ada di pemerintah pusat. Semua pembayarannya juga dilakukan oleh BNI, tidak ada hal lain lagi,” katanya.

Rudy menjelaskan Kemen­terian Sosial sudah menunjuk Bulog dalam penyaluran BPNT. Itu harus diikuti se­mua pihak, termasuk dalam penga­wasannya.

“Ya kan Bulog sudah ditunjuk sebagai penyalur oleh Kemensos. Hanya saja Pemkab Garut sangat berharap agar para pengusaha daerah ikut di dalamnya,” ujarnya.

Meski disalurakan Bulog, dirinya berharap pihak Bulog me­libatkan pengusaha lokal Garut dalam pengadaan pa­ngan. Hal itu dilakukan supaya pengusaha Garut bisa maju.

”Kami tidak ingin be­ras luar masuk ke Garut, sementara be­ras Ga­rut tidak ber­edar. Jadi peng­usaha di Garut ha­rus dilibatkan,” ujarnya.

Kepala Gudang GBB Sukagalih Bulog Garut Suherman Tar­yana mengaku pada periode Oktober beras yang disalurkan melalui Bulog sudah mencapai 500 ton. Padahal jika dilihat dari jumlah penerima BPNT di Kabu­paten Garut men­capai 1.000 ton lebih.

Menurutnya, masih banyak agen yang belum melakukan PO ke Bulog Garut. “Kita terus melakukan sosialisasi pada seluruh agen agar penyaluran dilakukan melalui Bulog,” katanya.

Ia menjelaskan dalam pengadaan beras untuk BPNT, pihaknya sudah mengakomodir seluruh perusahaan daerah sesuai arahan bupati Garut. Termasuk melakukan cek kualitas beras yang akan disalurkan.

“Kita tetap mengedepankan kualitas beras terbaik atau kategori premium sesuai yang tertuang dalam pedoman umum (pedum),” katanya. (yna)

AddThis Social Bookmark Button