Title - Jelang Liburan Akhir Tahun, Permintaan Bahan Pokok Meningkat 20 Persen

Jelang Liburan Akhir Tahun, Permintaan Bahan Pokok Meningkat 20 Persen

Permintaan beras dan sejumlah bahan pokok diwilayah DIY diprediksi meningkat 15-20 persen di buan Desember. Pemda DIY melalui Dinas Perindustrian dna Perdagangan mencari pasokan ke luar wilayah DIY. Kepala Disperindag DIY, Tri Saktiyana, menjelaskan peningkatan terjadi akibat naiknya kunjungan wisata ke DIY saat liburan Natal dan tahun baru mendatang.
"Libur Nataru bisanya dibarengi liburan anak sekolah. Sehingga kunjungan wisat akesini meningkat. Jadi permintaan kebutuhan bahan pokok juga naik," kata Tri dalam rapat kordinasi daerah (Rakorda) Ketrsediaan Pasokan dan Stabilitas Harga Barang Kebutuhan Pokok Menjelasng Natal dan Tahun baru di Yogyakarta, Selasa (4/12/2018).
Bahan pokok yang diperkirakan naik adalah beras, daging sapi, telur dan daging ayam. Peningkatan permintaan turut diikuti dengan naiknya harga beras dan telur. Saat ini harga beras medium di pasaran sudah naik Rp 300- Rp600 perkilogram. Sementara harga telur naik Rp200-Rp300 perkilogram.
Demi menjamin ketersediaan stok, Pemda DIY melalui Disperindagkop akan melakukan mekanisme pembelian antar daerah. Pemda akan mendatangkan stok daging dan telur ayam dari provinsi dan kabupaten lain.
"Telur ayam kita cari pasokan di daerah penghasil yakni ke Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kita datangkan kesini,"jelas dia.
Sementara untuk beras, Disperindag bekerjasama dengan Bulog untuk menjamin jumlah pasokan.Bulog akan didorong melakukan operasi pasar untuk memenuhi permintaan dan menekan kenaikan harga.
Dalam acara yang sama, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan kenaikan harga beras medium dan telur ayam hampir merata diseluruh wilayah di Pulau Jawa. Sementara harga daging ayam masih stabil di angka Rp33 ribu hingga Rp34 ribu perkilogram.
"Harga beras naik karena pasokan berkurang. Sekarang mulai masuk musim tanam sehingga hasil panen tinggal sedikit,"jelasnya.
Demi memenuhi kebutuhan bahan pokok, Kemendag mengadakan rapat kordinasi bersama pemerintah daerah, pelaku usaha serta BUMD dan BUMN.
"Kami akan mengumpulkan produsen di seluruh wilayah untuk saling memasok ke wilayah yang berkekurangan.
Selain itu Kemendag terus melakukan pemantauan dan pengawasan harga dan stok bahan kebutuhan pokok di pasar bersama Satgas pangan dengan melakukan sidak.
Berdasarkan hasil pemantauan Kemendag di Pasar tradisional di Yogyakarta pada 4 Desember 2018, harga rata-rata barang kebutuhan pokok sebagai berikut: Beras medium Rp10.00/kg, beras premium Rp12.500/kg, gul apasir Rp10.500/kg, minyak goreng curah Rp9.700/ liter, telur ayam ras Rp24.000/kg, daging ayam broiler Rp33.000/kg, daging sapi Rp115.000/kg, tepung terigu Rp9.000/kg, bawang merah Rp24.000/kg, dan bawang putih Rp19.600/kg.
(cia/adn)

AddThis Social Bookmark Button