Title - Bulog Sudah Serap 100.000 Ton Lebih Gula Dari Petani

Bulog Sudah Serap 100.000 Ton Lebih Gula Dari Petani

JAKARTA - Perum Bulog telah menyerap lebih dari 100.000 ton gula petani hingga September ini. Perum Bulog memang ditugasi pemerintah untuk membeli gula petani dengan harga Rp 9.700 per kilogram (kg) sebanyak 600.000 ton hingga April 2019.
Direktur Pengadaan Bulog Bachtiar menegaskan, Perum Bulog akan menyerap seluruh gula petani sebagaimana yang ditugaskan pemerintah.
"Kita masih menyerap gula petani sesuai dengan penugasan itu, dan terus berlanjut. Kalau dia giling berapa itu yang kita ambil," jelas Bachtiar di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (12/9/2018).
Bachtiar melanjutkan, ketersediaan gula di gudang Bulog saat ini 140.000 ton. Dengan tambahan serapan gula petani baru, maka ketersediaan gula di seluruh gudang Bulog mencapai 270.000 ton.
Dengan jumlah tersebut, Bachtiar mengatakan tidak akan melakukan impor gula dalam waktu dekat lantaran ketersediaan di gudang Bulog sudah penuh. Terakhir, pemerintah membuka kran impor untuk gula mentah 1,1 juta ton.
"Yang Bulog kan sudah penuh, kan enggak mungkin kita menerima impor-impor lagi," imbuh dia.
Sebelumnya, Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mendatangi Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian meminta pemerintah menghentikan impor gula. Selain itu, mereka juga meminta Perum Bulog untuk konsisten menyerap gula petani.
Alasannya, petani sangat dirugikan lantaran pedagang hanya menawar gula mereka di harga Rp9.100-Rp9.200 per kilogram.
Berdasarkan data dari APTRI, persediaan gula konsumsi (GKP) tahun 2018 sangat berlebih yaitu sekitar 6,2 juta ton. Sedangkan kebutuhan GKP tahun ini adalah 2,7 - 2,8 juta ton, sehingga diperkirakan ada kelebihan gula 3,5 juta ton.
(kmj)

AddThis Social Bookmark Button