Cegah Harga Anjlok Bulog Segera Serap Gabah

PEMERINTAH Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, meminta Bulog Subdivre Banyumas, Jawa Tengah, untuk segera menyerap hasil panen petani. Saat ini petani di Purbalingga tengah memasuki musim panen raya.
"Saya minta Bulog segera melaksanakan penyerapan gabah petani yang telah memasuki panen raya. Saya ingin setiap harinya ada langkah penyerapan pangan oleh Bulog. Jangan hanya pada saat seremoni panen raya seperti ini," ungkap Bupati Purbalingga, Tasdi, di sela-sela kegiatan panen dan serap gabah petani di Desa Karangpetir, Kecamatan Kalimanah, Sabtu (10/3).
Bupati berharap Bulog mampu mengendalikan harga padi pada saat panen seperti sekarang yang cenderung anjlok. "Sehingga petani bisa lebih sejahtera dengan menikmati harga sewajarnya. Bulog harus hadir membantu petani pada saat harga padi anjlok. Pada waktu harga turun, Bulog turun untuk menyerap hasil panen petani sehingga harga dapat tetap bagus bagi petani," jelasnya.
Masih dengan terkait beras, realisasi pengadaan beras Bulog Subdivre Surakarta di Kabupaten Klaten baru mencapai 1.675 ton pada 9 Maret. Sementara itu, kontrak yang disepakati dengan mitra Bulog ialah 2.840 ton.
Kasubdivre Bulog Surakarta, Titov Agus Sabelia, menjelaskan saat ini mitra Bulog tidak dapat memenuhi kontrak pengadaan beras karena harga gabah di tingkat petani masih tinggi.
Sementara itu, di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, produksi panen rendeng 2017-2018 meningkat jika dibandingkan dengan musim sebelumnya. Ketiadaan serangan organisme pengganggu tanaman menjadi penyebabnya.
Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten Indramayu, Sutatang, menjelaskan rata-rata produksi panen rendeng yang tengah berlangsung di sejumlah daerah di Kabupaten Indramayu mencapai 7,4 ton per hektare. "Bahkan ada pula yang lebih. Hasil panen sekarang ini cukup tinggi jika dibandingkan dengan musim panen sebelumnya," kata Sutatang.
Rata-rata produksi pada musim panen sebelumnya berkisar antara 5-6 ton per hektare. Kesuksesan panen kali ini berkat tidak ada hama tanaman dan cuaca mendukung.

ayudha

AddThis Social Bookmark Button