Bulog Targetkan Serap Gabah 3,7 Juta Ton

PERUSAHAAN Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menargetkan dapat menyerap gabah dari petani sebesar 3,7 juta ton pada 2018. Target itu jauh dari realisasi serapan tahun lalu yang mencapai 2,16 juta ton dan pada 2016 sebesar 2,9 juta ton.
Direktur Pengadaan Perum Bulog Adrianto Wahyu Adi mengakui sebelumnya pihaknya pasif dalam menye-rap gabah dari petani. “Kami dulu cuma duduk di meja. Kami cenderung menunggu suplai,” ujar Adrianto di Kantor Kementan, Jakarta,rabu (3/1).
Terlebih, pada tahun-tahun sebelumnya Bulog harus menyerap gabah petani dengan mengacu kerangka public service obligation yang memakai ketetapan harga pembelian pemerintah Rp3.700-Rp3.800 per kg. Namun, tahun ini, Perum Bulog memakai kerangka komersial karena sudah tidak menyalurkan beras sejahtera (rastra). “Harapan kami, harga Bulog bisa lebih menarik dan bersaing dengan perusahaan penggilingan.” (Pra/E-3)


media indoneisa

AddThis Social Bookmark Button