Kontribusi Raskin dalam Pemenuhan Kebutuhan Pangan Masyarakat Kalbar

Dari angka Statistik Kalimantan Barat, jumlah masyarakat Kalbar sebanyak 4,12 juta jiwa dengan tingkat konsumsi beras rata-rata per bulan sebesar 0,37 Kg/jiwa/hari dengan asumsi kecukupan rata-rata kalori (energi) yang dianjurkan sebesar 2.200 kalori dan 46,20 gram per kapita per hari.
Dari mata pencaharian, masyarakat Kalbar sebagian besar bermata pencaharian bertani yaitu sebesar 63,87 %
Sedangkan untuk luas lahan pertanian/ladang yang produktif didaerah Kalbar seluas 378.042 Ha, dengan hasil panen padi sebanyak 1.107.662 Ton.

Dari hasil tersebut diperoleh setara beras sebesar 63 % X 1.107.662 Ton GKG = 697.827 Ton beras. Hasil tersebut diperoleh dalam jangka waktu 1 (satu) tahun.
Dalam komposisi garis kemiskinan bahwa pendapatan per kapita masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya adalah sebesar Rp. 142.529 yang terdiri dari 5 (lima) jiwa. Dari pendapatan tersebut sebesar 78.90 % adalah untuk pemenuhan kebutuhan makanan sedangkan sebesar 21.10% untuk pemenuhan kebutuhan non makanan.

Dari komoditi makanan yang memberi pengaruh besar pada kenaikan garis kemiskinan (GK) adalah komoditi beras sebesar 60.89%, yang kemudian disusul oleh Gula Pasir sebesar 8.54%, Minyak Kelapa sebesar 4.45%, Telur 4.51% dan Mie Instan sebesar 4.15%.

Dibandingkan dengan tahun 2005, garis kemiskinan di Kalbar mengalami kenaikan sebesar 14.20 %. Hal ini disebabkan oleh semakin besarnya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdiri dari makanan dan non makanan, sehingga akan berdampak pada peningkatan harga. Besarnya kebutuhan dari masyarakat ini disebabkan karena semakin membaiknya perekonomian Kalbar dengan pertumbuhan ekonomi Kalbar tahun 2006 tumbuh sebesar 5.23 % lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan tahun 2005 yang hanya sebesar 4,68 %, .Hal ini dapat ditunjukkan dengan adanya peningkatan PDRB Kalbar atas dasar harga berlaku tahun 2006 dari Rp. 8,32 juta tahun 2005 meningkat sebesar 9,49 % tahun 2006 yaitu sebesar Rp. 9,11 juta.

Dari data empiris di atas akan didapatkan gambaran bahwa kebutuhan pangan di Kalbar sebesar 47.724 Ton per bulan atau 572.680 Ton per tahun. Dari keseluruhan kebutuhan pangan tersebut, masyarakat memperolehnya dengan cara bertani/berladang, membeli ke pasar atau melalui program Raskin oleh Pemerintah.
Oleh Pemerintah Kalbar sesuai dengan plafond yang diberikan, Raskin disalurkan setiap bulannya sebesar : 2.667 Ton/bulan. Dengan demikian maka kebutuhan beras dari masyarakat Kalbar sebesar 5,59 % dipenuhi melalui program Raskin.

Jumlah penduduk miskin Kalbar sampai dengan bulan Maret 2007 berdasarkan data BPS Kalbar sebanyak 584.300 jiwa. Dengan jumlah penduduk miskin tersebut, maka kebutuhan beras bagi masyarakat miskin Kalbar sesuai dengan kebutuhannya per jiwa adalah sebesar :
0.37 Kg/hari X 584.300 jiwa=216.191 Kg/hari/jiwa
dengan demikian maka kebutuhan beras untuk masyarakat miskin di Kalbar diperlukan beras dalam sebulan sebanyak 6.701 Ton. Dengan plafond Raskin setiap bulannya sebesar 2.667 Ton/bulan, maka kontribusi Raskin terhadap pemenuhan kebutuhan beras bagi keluarga miskin Kalbar adalah sebesar 39.80 %.


Dari paparan diatas dapat kita lihat bahwa garis kemiskinan untuk Kalbar mengalami pergeseran yang signifikan dengan semakin membaiknya sarana dan prasanan pertanian yang dibangun oleh Kalbar, serta didukung dengan ketersediaan kebutuhan pangan dari daerah perkotaan dan pedesaan secara merata melalui program Raskin. Hal ini menunjukkan bahwa dalam penanggulangan kemiskinan yang merupakan program pembangunan jangka menengah dan panjang yang harus dituntaskan oleh Pemerintah, untuk Kalbar oleh Pemprov Kalbar langkah yang telah diambil cukup tepat dan baik dengan tetap menjaga ketersediaan dan kepastian pangan di masyarakat Kalbar dengan melaksanakan Gentaton (Gerakan Sejuta Ton), serta melaksanakan program Raskin yang terus menerus dan berkesinambungan.

Dilihat dari uraian tersebut diatas, bahwa program pembangunan yang telah dilaksanakan oleh Pemprov. Kalbar telah mengenai sasaran utama. Semuanya berkat adanya koordinasi antar Dinas dan Instansi baik vertikal maupun yang berada dibawah Pemprov Kalbar.(eB)
(Sumber: Divre Kalbar Perum BULOG)

AddThis Social Bookmark Button